Sunday, 6 August 2017

cara merawat mesin mobil agar tetap prima(tune up)

Memiliki sebuaH kendarAan mobil adalah saLahsatu harapan dari setiap orang tentunya saya pribadi juga berharap seperti itu. Namun ketika kita mempunyai kendaraan mobil . Ada beberapa tips dAri kami  agar mobil anda tetap prima meskipin mobil tersebut bisa dibilang mobil lama. Salahsatu cara aar mobil tetap sehat dan prim tentunya kita Harus memBiasakan untuk melakukan service(Tune Up) kendaraan secarA berkala

Melakukan tune up agar hasilnya prima harus dilakukan secara sistematis sesuai prosedur. Prosedur tersebut biasanya terdapat dalam buku manual atau buku petunjuk service kendaraan bermotor.

Namun Seringkali terjadi sehabis mobil melakukan  tune up malah terdapat kerusakan lagi. Hal itu terjadi karena mungkin terjadi kesalahan pada saat tune up.

Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda perhatikan untuk menghindari kesalahan yang terjadi. :

1). Selalu gunakan suku cadang asli dan berkualitas. Kalau bisa sedapat mungkin jangan menggunakan suku cadang palsu yang berkualitas rendah karena dapat menurunkan performa mesin kendaraan bahkan dapat menimbulkan keausan pada komponen mesin yang lain secara singkat

2). Sewaktu membersihkan ruang bakar jangan menggunakan carbon cleaner (bahan pembersih deposit karbon) karena akan menempel di elektroda busi dan menyebabkan mesin tersendat-sendat.

3) Penggunaan carbon cleaner dianjurkan untuk mobil yang sering digunakan sehari-hari dalam kota namun jarang digunakan untuk jalan jauh dan kecepatan tinggi. Setelah melakukan perjalanan jauh baru gunakan carbon cleaner, buka busi dan bersihkan semua deposit yang menempel pada elektroda.

4). Saat melepas kabel busi jangan menukar rute kabel busi. Cek busi dengan Ohm-meter, ukuran yang tepat setiap 1.200 Ohm untuk 25 mm.

5). Saat memasang busi kembali tangan harus bersih dan tidak basah untuk menghindari terjadinya korsleting. Pada saat memasukkan busi, usahakan jangan sampai membentur kepala silinder karena dapat merubah celah busi. Perubahan celah busi dapat mempengaruhi performa mesin.

6). Saat memasang platina baru, jangan sampai tercemar oli yang biasanya terdapat pada rotor karena jika platina sampai terkena oli maka akan menyebabkan permukaannya terbakar prematur. Gunakan pelumas gemuk silikon khusus untuk rotor platina.

7).Pemeriksaan oli harus dilakukan secara rutin. Lakukanlah di daerah yang datar. Untuk memeriksa oli tunggu sampai mesin dingin karena jika oli mesin diperiksa pada saat mesin baru saja mati 3-4 menit yang lalu maka oli masih banyak tertinggal pada bagian mesin. Hal ini akan menyebabkan jumlah oli di karter tidak tepat.

8).. Cara memeriksa oli gunakan tonggak pengukur oli. Tarik tonggak pengukur oli dan bersihkan dengan kain lalu masukkan kembali sedalam mungkin untuk memperoleh hasil pengukuran yang tepat. Lalu tarik tonggak pengukur oli dan amati. Oli harus berada di antara tanda F dan L. Jika oli berkurang, tambahkan oli dengan tingkat kekentalan yang sama. Banyaknya oli seharusnya ada pada tanda F.

9). Perhatikan kualitas oli. Jika oli sudah berubah warna maka perlu segera diganti. Lihatlah petunjuk pada buku manual, biasanya tertera petunjuk masa penggantian oli setiap 6 bulan sekali atau setelah mobil menempuh jarak 5.000 km.

Itulah beberapa tips agar kondisi mobil anda tetap prima . Semoga bermanfaat.

Kata kunci
Tune up mesin berkala
Agar mesin tetap prima
Ganti oli mesin berkala
Tips merawat mobil

cara merawat mesin mobil agar tetap prima(tune up)

Memiliki sebuaH kendarAan mobil adalah saLahsatu harapan dari setiap orang tentunya saya pribadi juga berharap seperti itu. Namun ketika kita mempunyai kendaraan mobil . Ada beberapa tips dAri kami  agar mobil anda tetap prima meskipin mobil tersebut bisa dibilang mobil lama. Salahsatu cara aar mobil tetap sehat dan prim tentunya kita Harus memBiasakan untuk melakukan service(Tune Up) kendaraan secarA berkala

Melakukan tune up agar hasilnya prima harus dilakukan secara sistematis sesuai prosedur. Prosedur tersebut biasanya terdapat dalam buku manual atau buku petunjuk service kendaraan bermotor.

Namun Seringkali terjadi sehabis mobil melakukan  tune up malah terdapat kerusakan lagi. Hal itu terjadi karena mungkin terjadi kesalahan pada saat tune up.

Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda perhatikan untuk menghindari kesalahan yang terjadi. :

1). Selalu gunakan suku cadang asli dan berkualitas. Kalau bisa sedapat mungkin jangan menggunakan suku cadang palsu yang berkualitas rendah karena dapat menurunkan performa mesin kendaraan bahkan dapat menimbulkan keausan pada komponen mesin yang lain secara singkat

2). Sewaktu membersihkan ruang bakar jangan menggunakan carbon cleaner (bahan pembersih deposit karbon) karena akan menempel di elektroda busi dan menyebabkan mesin tersendat-sendat.

3) Penggunaan carbon cleaner dianjurkan untuk mobil yang sering digunakan sehari-hari dalam kota namun jarang digunakan untuk jalan jauh dan kecepatan tinggi. Setelah melakukan perjalanan jauh baru gunakan carbon cleaner, buka busi dan bersihkan semua deposit yang menempel pada elektroda.

4). Saat melepas kabel busi jangan menukar rute kabel busi. Cek busi dengan Ohm-meter, ukuran yang tepat setiap 1.200 Ohm untuk 25 mm.

5). Saat memasang busi kembali tangan harus bersih dan tidak basah untuk menghindari terjadinya korsleting. Pada saat memasukkan busi, usahakan jangan sampai membentur kepala silinder karena dapat merubah celah busi. Perubahan celah busi dapat mempengaruhi performa mesin.

6). Saat memasang platina baru, jangan sampai tercemar oli yang biasanya terdapat pada rotor karena jika platina sampai terkena oli maka akan menyebabkan permukaannya terbakar prematur. Gunakan pelumas gemuk silikon khusus untuk rotor platina.

7).Pemeriksaan oli harus dilakukan secara rutin. Lakukanlah di daerah yang datar. Untuk memeriksa oli tunggu sampai mesin dingin karena jika oli mesin diperiksa pada saat mesin baru saja mati 3-4 menit yang lalu maka oli masih banyak tertinggal pada bagian mesin. Hal ini akan menyebabkan jumlah oli di karter tidak tepat.

8).. Cara memeriksa oli gunakan tonggak pengukur oli. Tarik tonggak pengukur oli dan bersihkan dengan kain lalu masukkan kembali sedalam mungkin untuk memperoleh hasil pengukuran yang tepat. Lalu tarik tonggak pengukur oli dan amati. Oli harus berada di antara tanda F dan L. Jika oli berkurang, tambahkan oli dengan tingkat kekentalan yang sama. Banyaknya oli seharusnya ada pada tanda F.

9). Perhatikan kualitas oli. Jika oli sudah berubah warna maka perlu segera diganti. Lihatlah petunjuk pada buku manual, biasanya tertera petunjuk masa penggantian oli setiap 6 bulan sekali atau setelah mobil menempuh jarak 5.000 km.

Itulah beberapa tips agar kondisi mobil anda tetap prima . Semoga bermanfaat.

Kata kunci
Tune up mesin berkala
Agar mesin tetap prima
Ganti oli mesin berkala
Tips merawat mobil

Cek 6 kerusakan yang mengakibatkan sirkulasi ac mobil tidak dingin

Cek 6 kerusakan yang mengakibatkan sirkulasi ac mobil tidak dingin

Sistem Sirkulasi AC Mobil
Kenali perangkat sirkulasi AC dan kerusakan apa saja yang bisa terjadi pada perangkat ini

Memiliki sebuah kendaraan jenis mobil tentunya terasa tidak sempurna jika tanpa adanya AC.

Dan meskipun mobil anda sudah memiliki Ac tentunya kurang maksimal jika AC pada mobil anda tidak dingim lagi. Sebenarnya adq bwberapa gejala kerusakan pada komponen-komponen pada bagian ac jika hempusan Ac yang dikeluarkan tidak dingin lagi atau terasa kurang dingin yang salahsatunya akibat ac mobil anda sudah melemah.

Oleh karna itu dalam catatan kami kali ini yaitu mengemali gejala-gejala yang membuat kondisi ac mobil kurang dingin bahkan hanya mengeluarkan angin biasa. ,


(sourc: www.oto.co.id)
Bila AC mobil Anda kerjanya sudah melemah alias tidak lagi menghembuskan hawa dingin dengan maksimal, belum tentu penyebabnya dari freon yang harus diisi kembali. Kerusakan pada salah satu perangkat sirkulasi AC dapat menyebabkan AC tak dingin lagi dan freon cepat habis. Untuk itu kenalilah beberapa perangkat sirkulasi AC dan kerusakan apa saja yang bisa terjadi pada perangkat ini yang mempengaruhi kerja AC mobil Anda :

a) Evaporator
• Fungsi : mengubah cairan freon menjadi gas dingin. Di perangkat inilah proses pendinginan cairan freon terjadi.
• Kerusakan : terjadi kebocoran akibat kotoran yang menumpuk sehingga menyebabkan korosi / keropos.


b) Termostat
• Fungsi : untuk menyalurkan daya listrik ke kompresor secara otomatis. Sensor pada thermostat akan mendeteksi suhu di evaporator sesuai setelan. Apabila thermostat dalam keadaan rusak maka evaporator bisa membeku karena pemutus arus listrik tidak berfungsi.
• Kerusakan : ditandai dengan keluarnya asap dari kisi AC serta adanya tetesan air seperti embun yang menetes dari evaporator.


c) Dryer
• Fungsi : tempat menyimpan freon sementara setelah dicairkan oleh kondensor untuk kemudian disuplai ke evaporator. Fungsi lainnya adalah sebagai penyaring kotoran dalam system sirkulasi AC.
• Kerusakan : tersumbatnya dryer oleh timbunan kotoran yang terbawa oleh kondensor. Bila dryer rusak maka suku AC menjadi tidak stabil dan berubah-ubah.


d) Katup Ekspansi
• Fungsi : menyemprot cairan Freon dari dyer ke evaporator dengan temperatur dan tekanan yang rendah.
• Kerusakan : katup ekspansi bisa rusak jika dryer juga rusak karena membawa kotoran ikut masuk sehingga kerusakan bisa merembet ke evaporator yang ikut terkena kotoran.


e) Kondensor
• Fungsi : Mengubah Freon menjadi cairan yang bertekanan tinggi dan bertemperatur tinggi.
• Kerusakan : Bisa terjadi kebocoran, kotoran debu dan lumpur juga bisa merusak komponen ini.


f) Kompresor
• Fungsi : Menekan cairan Freon ke kondensor.
• Kerusakan : Kebocoran sil, melemahnya kopling magnet, berkurangnya oli kompresor. Jika terjadi kerusakan biasanya disertai dengan tanda-tanda munculnya suara berisik saat AC dalam kondisi on.


Itulah beberapa gejala yang mengakibatkan AC mobil anda tidak dingin . Semoga bermanfaat

4 hal wajib tau saat beli shockbreaker baru

Shockbreaker pada setiap kendaraan terutama pada jenis mobil merupakan salahsatu komponen yang berperan aktif dalam mmberijan kenyaman pada pengemudi bahkan pada sipenumpang. Namun apa akibatnya jika shockbreaker mobil kita sudah mengalami kerusakan. Tentunya pasti kurang nyaman seperi timbul bunyi bahkan mobil bisa limbung saa bermanuper.


Jika shockbreaker pada mobil anda sudah mengalami kerusakan tentunya kita harus segera mmperbaokinya atau menggantinya dengan yang baru demi mendapatkan hasil yang sempurna begitu jupa usia pakai yang lumayan lama jetibang service

Namun jika anda ingin melakukan pengghtian dengan membeli shockbreaker baru  tentunya lebih bagus.

Namun ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan pada diri anda. Yaitu berhati-hati lah saat membeli shockbreaker baru. Karna pada saat ini banyak beemunculan shockbreaker rekondisi daur ulang . Yaitu shockbreaker yang sudah rusak diperbaiki lagi lalu di cat dan dikemas hampir menyerupai shockbreaker baru original.... oppss tapi jangan takut dulu.. ada beberapa cara unyuk mengetahui apakah shockbreaker yang anda beli tersebut benar" asli atau bukan.

1) yqng pertama anda bisa cek pada bagian cet nya.

Shockbreaker baru dan asli memiliki warna hitam agak sedikit burem(bukan hitam cerah) Sedangkan shockbreaker ribilan memiliki warna cat hitam cerah

2) periksa drat as shockbreaker bagia atas .

Jika shockbreaker anda baru dan asli tentu bagian as shockbreaker tersebut terlihat bersih dan pres tanpa ada karat sedikit pun apalagi tanda ada bekas pengecatan. Dan lihat apakah kondisi drat tersebut masih mulus atau terlihat cacat

3)periksa label pada bagian dus nya

Shockbreaker rekondisi daur ulang juga sama memiliki dus . Namun dus yang digunakan nya polos tanda ada lebel seperti toyota dan sebagainya.

Jika salahsatu diatas tidak terbukti pada shockbreaker yang anda beli besar kemungkinan shockbreaker tersebut benar-benar baru dan bukan shockbreaker hasil daur ulang.

Mungkin hanya itu saja beberapa hal yang perlu kita ketahui saat hendak membeli shockbreaker baru. Semoga bermanfaat buat anda.
Tanda Shockbreaker rekondisi
Shockbreaker ribilan daur ulang
Cek shockbreaker yang akan dibeli